3 July

Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Cara Membuat Disinfektan Dari Wipol

Disinfektan adalah salah satu bahan yang wajib ada untuk sterilisasi rumah dari virus dan bakteri. Namun Anda tidak perlu khawatir untuk mendapatkannya karena saat ini bisa menggunakan cara membuat disinfektan dari Wipol ala Bintoro Pest. Proses pembuatannya juga sangat mudah dan cepat untuk penggunaan dalam jumlah banyak sekalipun.

Daftar Isi

Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Cara Membuat Disinfektan Dari Wipol

1. Bahan yang dibutuhkan

Untuk bisa menghasilkan disinfektan yang bagus tentu dibutuhkan komposisi bahan yang sesuai. Ada empat bahan penting yang tidak boleh dilupakan untuk membuat proses pembuatannya menjadi lancar. Bahan yang dibutuhkan berupa botol penyimpanan, wadah pencampuran, air dan Wipol.

Wipol sendiri saat ini sudah banyak variannya jadi Anda bisa memilih aroma yang disukai. Hanya saja lebih direkomendasikan untuk menggunakan varian cemara karena memiliki kandungan pembersih bakteri lebih banyak. Takaran yang digunakan nantinya bisa lebih sedikit dari kebutuhannya.

Perlu diketahui dalam cara membuat disinfektan dari Wipol terbaru harus memperhatikan porsi pembuatannya. Cairan karbol yang sudah dicampur dengan air cukup lama akan berubah aromanya. Selain itu perhatikan juga masa kadaluwarsa dari Wipol jangan sampai sudah melewati batasannya.

2. Cara pencampuran

Setelah semua bahan dan alat yang dibutuhkan sudah tersedia maka Anda bisa memulai proses pembuatannya. Dalam kegiatan ini terdapat langkah-langkah yang tidak bisa dibolak-balik untuk praktiknya. Adapun proses yang harus dilalui bisa dilihat di bawah ini:

  • Gunakan wadah khusus

Untuk melakukan pencampuran bahan ini gunakan wadah khusus yang steril. Direkomendasikan menggunakan wadah dari bahan stainless karena lebih kuat dan tidak mudah terkontaminasi dengan bakteri. Perlu diketahui juga bahwa wadah ini jangan sampai digunakan untuk kebutuhan lainnya apalagi untuk menyimpan makanan.

Lebih baik siapkan satu wadah khusus dan sendok untuk mengaduk bahan disinfektan ini. Tujuannya adalah meminimalisir terjadinya bakteri lain yang berpindah ke dalam wadah ini. Sehingga disinfektan yang dihasilkan nantinya menjadi kurang maksimal kinerjanya.

  • Gunakan takaran yang sesuai untuk wipolnya

Selanjutnya jika wadah yang digunakan sudah siap maka masukkan takaran Wipol sesuai aturannya. Agar lebih maksimal gunakan takaran sebanyak 10 kali dari ukuran tutup botol Wipolnya. Tutup botol ini bisa dijadikan acuan yang tetap karena ukurannya yang tidak berubah.

Takaran ini bisa saja bertambah tergantung banyaknya disinfektan yang akan dihasilkan nantinya. Anda harus berpikir dengan cerdas mengenai setiap takaran untuk ukuran air yang dibutuhkan. Pastikan dalam setiap pembuatan disinfektan ini mencukupi kebutuhan sterilisasi semua perabot dalam rumah.

  • Takaran air

Selain takaran Wipol untuk cara membuat disinfektan dari Wipol terbaik harus memperhatikan takaran airnya juga. Jika ukurannya terlalu banyak jelas khasiat dari disinfektannya juga akan berkurang. Perlu diketahui bahwa untuk ukuran 10 tutup botol Wipol bisa digunakan untuk satu literan air.

Ukuran ini sudah paten dan tidak bisa ditambah atau dikurangi dalam penggunaannya. Anda hanya perlu melakukan perbandingan takaran ketika ingin membuat jumlah disinfektan lebih banyak.

  • Lakukan pencampuran

Setelah semua bahan ini sudah siap dengan takarannya masing-masing maka lakukanlah pencampuran. Gunakan sendok untuk mengaduk jika diperlukan, namun jika campuran sudah menyatu sendiri lebih baik tidak perlu diaduk. Proses pembuatan disinfektan ini sangat cepat jadi bisa dilakukan sesuai kebutuhan saja.

  • Pemindahan wadah

Umumnya dalam proses pengaplikasian disinfektan lebih baik menggunakan wadah semprot. Jadi setelah selesai dicampur bisa langsung dipindah dalam botol semprot. Jadi ketika dibutuhkan bisa langsung digunakan tanpa harus memindahkannya ke wadah yang baru.

Baca Juga : Cara Membuat Disinfektan Sendiri Agar Aplikasi Lebih Efektif

 

Fakta Menarik Dari Disinfektan Buatan Sendiri

Dalam pembuatan disinfektan saat ini bisa dilakukan menggunakan bahan yang mudah ditemukan di minimarket. Anda hanya perlu mengetahui setiap takaran yang tepat dari masing-masing bahannya. Pencampuran yang tepat juga akan mendukung tingkat efektivitas dari disinfektan yang dihasilkan.

1. Area yang membutuhkan disinfektan

cara membuat disinfektan dari wipol

Demi memutus rantai penularan virus COVID 19 maka pensterilan harus dilakukan dengan maksimal. Lakukan penyemprotan pada area yang banyak digunakan untuk bersama. Anda bisa memulainya dengan sterilisasi pada setiap perabot rumah secara rutin.

Perabot yang rawan dihinggapi virus adalah lemari, kursi, wastafel, toilet dan gagang pintu. Biasanya penyemprotan ini dilakukan sekali sehari untuk frekuensi penggunaan perabot yang sering. Seperti halnya pada bagian gagang pintu yang setiap saat dipegang oleh setiap orang rumah.

2. Pemilihan disinfektan

cara membuat disinfektan dari wipol

Saat ini disinfektan sudah mudah untuk ditemukan baik yang terbuat dari bahan alami maupun kimiawi. Namun kebanyakan orang memilih untuk membuatnya sendiri dengan cara membuat disinfektan dari Wipol mudah. Membuat disinfektan sendiri tentu bisa menjadi alternatif untuk menghemat pengeluaran.

3. Bahan untuk pembuatan disinfektan mandiri

cara membuat disinfektan dari wipol

Adapun bahan yang bisa digunakan untuk membuat disinfektan mandiri adalah sebagai berikut:

  • Pembersih lantai

Harga pembersih lantai tentu saja sangat terjangkau, apalagi saat ini sudah tersedia banyak ukuran untuk penyesuaian budget. Pembersih lantai juga memiliki aroma yang segar sehingga sekaligus bisa membuat ruangan lebih segar dari sebelumnya.

Untuk takaran dari pembersih lantai ini adalah cukup satu tutup botol saja. Sementara air yang digunakan adalah sekitar lima literan. Tentu saja disinfektan yang dihasilkan bisa lebih banyak nantinya.

  • Cairan pemutih

Bahan kedua yang bisa digunakan untuk disinfektan adalah cairan pemutih. Sama halnya dengan pembersih lantai, cairan pemutih juga memiliki merek yang beragam. Hanya saja dari segi aroma, cairan pemutih ini ada yang memunculkan aroma kuat dan tidak ada aromanya sama sekali.

Untuk takaran yang bisa digunakan dari cairan pemutih ini adalah dua sendok makan saja. Kemudian larutkan dengan air sebanyak satu literan, disinfektan ini sudah cukup digunakan untuk sterilisasi seluruh rumah. Direkomendasikan untuk membuat disinfektan dari cairan pemutih ini dengan jumlah seperlunya saja.

  • Alkohol

Bahan yang satu ini memang sangat direkomendasikan untuk sterilisasi yang lebih baik. Hanya saja untuk konsentrasi 70 persen saat ini masih memiliki harga yang lumayan mahal. Jika Anda memiliki budget yang lebih banyak bisa memilih bahan ini untuk disinfektan.

Tentu saja untuk keperluan semprot menyemprot kebutuhan literannya lebih banyak dari pembuatan handsinitizer biasa. Alkohol konsentrasi 70 persen ini mampu membasmi kuman lebih baik dari bahan lainnya.

  • Karbol

Bahan terakhir yang juga efektif untuk pembuatan disinfektan adalah karbol. Karbol memiliki harga yang lebih mahal dari pembersih lantai namun kandungan pembasmian bakterinya lebih baik. Karbol saat ini juga memiliki varian aroma yang beragam sesuai kebutuhan penggunanya.

Takaran yang digunakan untuk disinfektan dari karbol ini adalah dua sendok makan saja. Kemudian bisa dilarutkan dengan air sebanyak satu literan. Perbandingan ini cukup digunakan untuk sterilisasi rumah dan perabot secara keseluruhan.

Dalam menggunakan cara membuat disinfektan dari Wipol direkomendasikan membuat takaran untuk sekali pakai saja. Penyimpanan disinfektan terlalu lama bisa mengubah aroma dan warnanya. Pembuatan disinfektan juga tidak membutuhkan proses panjang jadi bisa dibuat mendadak sebelum digunakan. Anda juga bisa mencoba membuat macam-macam campuran disinfektan dengan cara Klik Disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.