9 July

10 Cara Membuat Disinfektan Dengan Bahan Alami Agar Lebih Natural

Disinfektan saat ini sudah bisa dibuat dengan banyak bahan, salah satunya adalah cara membuat disinfektan dengan bahan alami. Disinfektan dari bahan alami tentu memiliki risiko yang ringan dalam pembuatannya. Sehingga masyarakat menjadi lebih antusias untuk melakukan sterilisasi di rumahnya masing-masing.

Daftar Isi

10 Cara Membuat Disinfektan Dengan Bahan Alami Agar Lebih Natural

1. Boraks

Bahan yang banyak disebut sebagai bahan berbahaya ini nyatanya cukup ampuh digunakan sebagai disinfektan. Boraks sebenarnya adalah bahan mineral alami dari bumi hanya saja jika dicampur ke dalam makanan efeknya akan tidak bagus. Boraks juga memiliki sifat yang mudah larut ke dalam air.

Kegunaannya bisa untuk pestisida alami pemberantas hama. Selain itu bisa juga untuk membunuh jamur, bakteri dan virus yang menempel. Bahan ini sebenarnya juga banyak ditemukan dalam ingredients pembersih lantai maupun perabot. Jadi jika menggunakan boraksnya secara langsung maka khasiatnya bisa lebih baik.

2. Minyak essensial

Selain wanginya yang enak, ternyata minyak ini juga bisa dimanfaatkan untuk bahan disinfektan. Cara membuat disinfektan dengan bahan alami terbaik dengan minyak essensial ini adalah dengan melarutkannya. Anda bisa memilih bahan pelarut sesuai kebutuhan seperti pembersih lantai, cuka atau air biasa.

Salah satu jenis minyak essensial yang bagus untuk digunakan adalah lavender. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa minyak ini ampuh untuk membunuh banyak bakteri dan virus. Selain itu aroma dari lavender juga bisa mengusir nyamuk yang mengganggu di dalam rumah. Jadi bisa sekaligus mendapatkan dua manfaat ketika menggunakannya.

 

Baca Juga : Cara Membuat Cairan Disinfektan Agar Hasilnya Lebih Berkhasiat

 

3. Hidrogen peroksida

Meskipun jarang digunakan karena keberadaannya yang lumayan langka dan harganya yang mahal, namun bahan ini juga bagus untuk pembuatan disinfektan. Bahan ini bisa digunakan sebagai antiseptik alami yang bisa membunuh virus dan bakteri yang bersarang.

Termasuk tipe molekul sederhana sehingga bisa mengurai dengan baik tanpa menimbulkan masalah untuk lingkungan. Banyak digunakan juga untuk membersihkan noda membandel yang ada pada pakaian. Kandungan ini sering ditemukan juga pada bahan pemutih pakaian di beberapa merek.

4. Air panas dan uap

Kedengarannya memang mustahil namun bahan sederhana ini ternyata juga bisa digunakan untuk mengusir bakteri dalam rumah. Air panas yang mencapai suhu sampai dengan 100 derajat celcius ternyata mampu menjadi disinfektan dadakan yang mujarab. Disinfektan dari air panas ini mampu membunuh bakteri yang mengganggu kesehatan.

Hanya saja perlu diketahui bahwa disinfektan air panas ini belum ada penelitian lebih lanjut mengenai kemampuannya mengusir virus. Sangat cocok digunakan untuk membersihkan perabot dan tempat-tempat yang rawan sebagai sarang bakteri. Air panas mampu membunuh 99 persen semua bakteri yang bersarang dengan efektif.

5. Jeruk lemon

Cara membuat disinfektan dengan bahan alami terpercaya kelima adalah menggunakan jeruk lemon. Jeruk lemon memiliki kandungan asam yang cukup tinggi sehingga bisa mematikan bakteri dan jamur. Bahan ini banyak digunakan sebagai campuran sabun cuci piring dan juga pembersih lantai.

Kemampuannya menghilangkan kerak dan karat juga tidak perlu diragukan lagi. Hanya saja untuk bahan tunggal sebagai disinfektan belum begitu bagus khasiatnya. Anda harus memadukannya dengan bahan lain seperti alkohol untuk membuat perabot rumah bersih dan aman dari virus.

6. Jeruk

Selain lemon buah masam berikutnya yang bisa dijadikan campuran disinfektan adalah jeruk. Jeruk memang tidak memiliki keasaman tinggi seperti lemon namun aromanya lebih segar. Sangat cocok digunakan sebagai pewangi alami dalam pembuatan disinfektan.

Anda bisa menambahkan sari jeruk pada olahan disinfektan sebelum digunakan. Dengan begitu aroma campuran disinfektan yang kurang sedap menjadi tersamarkan dengan baik. Selain itu, sari jeruk juga memiliki khasiat cukup baik dalam membersihkan kotoran dan bakteri dalam objeknya.

7. Cuka putih

Masih dengan bahan yang memiliki tingkat keasaman yang tinggi, cuka putih juga banyak dipakai untuk kebutuhan pembersihan. Cuka putih memiliki kadar keasaman yang lebih baik dibandingkan cuka jenis lainnya. Cuka juga bisa membersihkan kotoran yang menempel dan mengembalikan perabot seperti baru.

Banyak dipakai untuk kebutuhan membersihkan bakteri seperti e-coli dan kuman lain yang menempel. Biasanya dipadukan dengan penggunaan soda kue untuk menghasilkan formula efektif pembersihan rumah. Namun belum ada penelitian yang mengatakan bahwa campuran ini mampu menangkal virus jenis corona. Anda membutuhkan bahan lain yang membuatnya ampuh untuk menangkal virus.

8.Spiritus

Bahan yang kedelapan untuk membuat disinfektan adalah spiritus. Bahan ini banyak dipakai untuk pelengkap pembuatan handsinitizer dengan alkohol 70 persen. Kegunaannya adalah menghilangkan bau dan kuman yang ada pada tempat yang digunakan.

Bahan ini juga cukup mudah untuk ditemukan sehingga cocok sebagai campuran pembasmi bakteri dan virus di dalam rumah. Selain untuk disinfektan, bahan ini banyak dipakai untuk keperluan pembersihan mendalam. Cocok untuk meluruhkan kran air, panci dan perabot lain yang sudah berkarat dan memiliki noda membandel.

9. Pemutih pakaian

Cara membuat disinfektan dengan bahan alami terupdate berikutnya adalah menggunakan pemutih pakaian. Pemutih pakaian memiliki bahan aktif yang mampu membunuh virus dan bakteri cukup baik. Bahan ini banyak dipakai karena lebih praktis dan tidak membutuhkan bahan tambahan selain air untuk membuatnya.

Anda hanya perlu memberikan takaran yang sesuai untuk memastikan disinfektan yang dibuat bekerja dengan baik. Umumnya takaran yang digunakan adalah satu tutup botol pemutih dengan lima literan air. Ukuran ini cukup digunakan sebagai bahan sterilisasi rumah dan perabot secara keseluruhan.

Bahan penting dalam pemutih ini beragam konsentrasinya, ada yang hanya 2,5 persen dan ada yang mencapai 5 persen. Untuk mendapatkan bahan aktif yang lebih banyak jangan lupa selalu membaca kandungan bahan di kemasannya.

10. Pembersih lantai

Bahan yang satu ini juga banyak dipilih untuk pembuatan disinfektan karena semua komponen yang dibutuhkan sudah lengkap. Pembersih lantai memiliki anti bakteri virus dan juga aroma yang bisa dipilih. Anda bisa menyesuaikan wangi yang diinginkan untuk ruangan sesuka hati.

Masukkan dua tutup botol pembersih lantai dengan air sebanyak lima literan. Campuran ini kemudian bisa digunakan untuk merendam perabot atau digunakan sebagai semprot disinfektan. Hasilnya lebih melimpah jadi direkomendasikan untuk membuat seperlunya saja karena jika disimpan terlalu lama aromanya akan hilang.

Anda boleh menyetok persediaan disinfektan, namun untuk penggunaan bahan alami ini lebih baik membuat dadakan sebelum digunakan. Bahan yang sudah tercampur dengan air maupun pencair lainnya cenderung tidak bisa bertahan lama. Jadi lebih baik menyimpannya dalam bentuk bahan asli tanpa campuran.

Cara membuat disinfektan dengan bahan alami cukup mudah dan murah untuk dilakukan. Bisa digunakan sebagai alternatif khusus proses sterilisasi rumah dengan cara yang jauh lebih natural. Mengenai khasiat yang diberikan, tentu tidak perlu diragukan lagi asalkan takaran dan campurannya pas maka disinfektan bisa bekerja dengan baik. Anda bisa melakukan sterilisasi setiap hari dengan mudah demi menjaga kesehatan keluarga. Jika Anda membutuhkan referensi lain bisa dengan cara Klik Disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *