Enter the content which will be displayed in sticky bar
z

5 Cara Menghindari Gigitan Nyamuk dan Mencegahnya Datang

Cara menghindari gigitan nyamuk memang sangat diperlukan terutama ketika nyamuk tersebut sudah sangat mengganggu aktivitas Anda. Gigitan nyamuk bisa saja menyebabkan penyakit lainnya seperti malaria dan demam berdarah. Walaupun tidak bisa dipungkiri hal tersebut bisa terjadi karena gigitan jenis nyamuk tertentu. Nyamuk tertentu yang membawa virus tertentu bisa menyebabkan kedua hal tersebut.

Akan tetapi memang penting untuk Anda mewaspadainya. Salah satunya dengan menghindari gigitan nyamuk. Gigitan nyamuk biasanya memiliki gejala seperti kulit yang kemerahan, bentol dan juga gatal. Hal ini terkadang juga cukup mengganggu aktivitas Anda.

Untuk itu berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membantu mencegah gigitan nyamuk.

 

Cara menghindari gigitan nyamuk yang efektif

1. Menggunakan minyak atau lotion khusus anti nyamuk

Cara pertama yang bisa Anda gunakan adalah dengan menggunakan lotion anti nyamuk atau minyak. Gunakan lotion dengan bahan yang lembut dan aman untuk kulit, seperti minyak lemon eucalyptus dan picaridin. Setelah Anda mengoleskan lotion tersebut jangan lupa untuk mencuci tangan agar sisa lotionnya tidak tertelan atau mengenai mata sehingga menyebabkan iritasi.

Namun penggunaan lotion ini tidak disarankan untuk ibu hamil, anak di bawah usia 3 tahun dan ibu menyusui. Hindari juga menggunakannya di bagian wajah karena area tersebut termasuk bagian yang lebih sensitif dibandingkan dengan kulit tangan.

Selain menggunakan lotion anti nyamuk, Anda juga bisa menggunakan minyak kayu putih atau minyak telon. Kedua minyak tersebut memiliki kandungan dan juga aroma yang tidak disukai oleh nyamuk sehingga bisa membantu menjauhkan Anda dari serangan gigitan nyamuk.

2. Menggunakan aroma terapi

Cara menghindari gigitan nyamuk dengan mudah selanjutnya adalah dengan menggunakan aroma terapi. Kebanyakan nyamuk tidak akan menyukai aroma tertentu yang menurut mereka tidak enak. Sedangkan untuk Anda sendiri aroma tersebut tidak mengganggu atau justru bisa menyegarkan dan mengharumkan ruangan. Hal tersebut bisa Anda manfaatkan untuk mengusir nyamuk.

Beberapa jenis minyak esensial dengan aroma yang menyegarkan namun tidak disukai nyamuk adalah jeruk, lemon, lavender, serai, dan eukaliptus. Aroma tersebut bisa Anda pilih untuk aroma terapi pada ruangan yang menurut Anda terdapat banyak nyamuk. Nantinya nyamuk akan lebih berkurang karena tidak menyukai aromanya.

 

Baca Juga : Cara Mengusir Nyamuk Dengan Bawang Putih dan Bahan Alami Lain

 

3. Membersihkan kulit setelah digigit nyamuk

Sudah menjadi hal yang wajar ketika setelah Anda digigit nyamuk akan terjadi efek kulit yang kemerahan dan gatal. Akibatnya sebagian besar orang akan menggaruknya. Namun ternyata perlu dihindari menggaruk bagian yang sudah tergigit nyamuk.

Hal ini bisa menyebabkan infeksi atau luka pada kulit karena masuknya bakteri. Untuk itu ketika Anda baru saja digigit nyamuk, lebih baik untuk membersihkan area yang tadi tergigit dengan sabut dan air hangat.

Setelah itu, baru oleskan lotion kalamin guna membantu mengurangi rasa gatalnya. Akan tetapi jika rasa gatalnya cukup parah, maka bisa menggunakan salep dengan kandungan hidrokortison.

4. Membersihkan lingkungan sekitar

Semua orang pasti sudah mengetahui bahwa nyamuk bisa berkembang biak dengan lebih cepat dan mudah karena adanya lingkungan yang kotor. Untuk itu sangatlah penting menjaga kebersihan lingkungan agar nyamuk tidak bisa berkembang biak dengan mudah.

Bersihkan lingkungan tempat tinggal Anda dengan menyapu halaman rumah dengan rutin setiap hari dan juga membersihkannya dengan memangkas rumput atau tanaman yang tumbuh liar. Memasang kasa anti nyamuk di depan jendela dan pintu juga bisa menjadi solusi agar nyamuk tidak mudah masuk ke dalam rumah.

5. Memastikan tidak ada genangan air

Selain lingkungan yang kotor, genangan air juga menjadi tempat nyamuk untuk berkembang biak. Oleh karenanya, cara menghindari gigitan nyamuk yang efektif juga dengan menghindari adanya genangan di sekitar rumah. Genangan tersebut bisa berasal dari jalanan, kaleng bekas, ember bekas dan juga sampah plastik.

Sedangkan pada tempat penampungan air seperti bak mandi dan tangki air bisa Anda taburkan bubuk lavarsida yang bertujuan membunuh jentik nyamuk sehingga tidak bisa berkembang menjadi nyamuk dewasa.

Penyakit yang bisa disebabkan oleh gigitan nyamuk

Terkena gigitan nyamuk memang adalah hal yang biasa. Namun perlu diketahui juga bahwa ada jenis penyakit tertentu yang bisa disebarkan melalui gigitan nyamuk. Berikut adalah beberapa jenis penyakit akibat gigitan nyamuk:

• Chikungunya

Jenis penyakit pertama yang bisa disebabkan karena gigitan nyamuk adalah penyakit chikungunya. Penyakit ini diakibatkan karena infeksi virus chikungunya yang dibawa dan ditularkan oleh nyamuk jenis aedes albopictus dan aedes aegypti.

Penyakit ini bahkan bisa menular ke bayi atau janin jika sang ibu yang sedang hamil terinfeksi virusnya. Dampak yang bisa disebabkan dari jenis penyakit ini seperti gejala sakit kepala, demam, ruam dan nyeri sendi. untuk itu Anda perlu waspada ketika gejala tersebut mulai muncul.

• Demam berdarah

Jenis penyakit ini biasanya banyak menyerang ketika perpindahan musim seperti musim hujan. Penyakit ini biasanya dibawa oleh nyamuk jenis aedes aegypti. Gejala yang bisa ditimbulkan akibat penyakit ini seperti nyeri otot, nyeri sendi, ruam dan demam yang cukup tinggi. Bahkan untuk kasus yang ekstrem, demam berdarah juga bisa menyebabkan syok, pendarahan hebat hingga kematian.

Untuk itu cara menghindari gigitan nyamuk secara efektif seperti diatas sangatlah penting untuk Anda lakukan guna menghindari terkena penyakit demam berdarah dan lainnya yang dibawa oleh nyamuk.

• Virus zika

Mungkin beberapa orang tidak mengetahui mengenai penyakit yang satu ini. Virus zika merupakan penyakit yang diakibatkan oleh gigitan nyamuk. Biasanya gejala yang ditimbulkan seperti demam, ruam, nyeri sendi. Gejala awal ini bisa berlangsung hampir selama satu minggu. Selain melalui gigitan nyamuk, virus ini juga bisa ditularkan melalui transfusi darah, kontak seksual, transplantasi organ dan ibu yang hamil.

• Demam kuning

Jenis penyakit yang selanjutnya yang juga bisa disebabkan oleh gigitan nyamuk adalah demam kuning. Dampak yang disebabkan oleh virus ini bisa dibilang cukup serius. Demam kuning bisa menyebabkan peradangan pada sumsum tulang belakang dan di bagian otak. Untuk gejalanya sendiri seperti sakit tenggorokan dan demam. Untuk itu Anda perlu waspada jika mengalami gejala tersebut setelah digigit oleh nyamuk.

• Malaria

Penyakit terakhir yang bisa disebabkan dan ditularkan melalui gigitan nyamuk adalah malaria. Berbeda dengan jenis nyamuk yang cukup umum membawa penyakit, malaria ini dibawa oleh nyamuk berjenis Anopheles.

Gejala ketika Anda sudah terkena penyakit ini hampir sama seperti flu, seperti demam, sakit kepala, batuk, dan pilek. Jenis penyakit ini juga mudah menyebar ketika iklim berubah menjadi hangat dan lembap. Selain itu ketika musim hujan maka jenis penyakit ini juga akan lebih mudah untuk menyerang.

Demikian artikel mengenai cara menghindari gigitan nyamuk dan berbagai jenis penyakit yang bisa disebabkan karena gigitan nyamuk yang perlu Anda ketahui. Jika Anda ingin lebih efektif dalam mengusir hama nyamuk penyebab penyakit, maka mintalah bantuan jasa pembasmi hama seperti Bintoro Pest.

123movies Soap2day Watch free movies online
× Whatsapp Kami Disini